Dalam struktur bangunan, pasti tidak akan lepas dari bagian atap. Atap sendiri berguna sebagai pelindung dari terik matahari maupun hujan. Kini telah banyak inovasi pembuatan rangka atap yang lebih efisien yakni mengenal rangka atap baja ringan dan kelebihannya.

Rangka atap dari baja ringan dikenal lebih ringan dan pemasangannya pun cukup mudah. Selain itu, biaya material baja ringan pun lebih terjangkau dibandingkan anda menggunakan rangka atap baja berat.

Mengenal Rangka Atap Baja Ringan dan Kelebihannya

Sudah banyak proyek bangunan yang menggunakan baja ringan sebagai rangka atapnya. Selain dapat digunakan sebagai rangka atap, baja ringan juga sering dipakai untuk tiang penyangga galvalum. Hal ini membuktikan bahwa baja ringan kuat untuk menahan beban atap.

Jika anda memilih baja ringan untuk konstruksi rangka atap bangunan anda, adalah langkah yang tepat. Baik itu untuk bangunan rumah maupun gedung besar lainnya. Agar lebih jelas, simak pembahasan tentang mengenal rangka atap baja ringan dan kelebihannya berikut ini.

1.      Rangka Atap Baja Ringan

Baja ringan merupakan material yang diproduksi untuk digunakan sebagai bahan baku struktur pembangunan. Proyek pembangunan paling sering menggunakan baja ringan untuk membuat rangka atap karena dikenal memiliki daktilitas yang tinggi dan bobot yang ringan.

Umumnya, baja ringan dibuat dari bahan Cold Rolled Coil atau CRC dimana menghasilkan baja yang tipis dan ringan. Walaupun begitu, baja ringan mampu menyerap energi yang besar dan memiliki tegangan tarik yang cukup tinggi.

Dalam mengenal rangka atap baja ringan dan kelebihannya, anda akan mengetahui lebih jauh mengenai baja ringan, jenis-jenis baja ringan, kelebihan baja ringan dan juga cara memilih baja ringan yang berkualitas.

2.      Jenis-Jenis Baja Ringan

Seperti material bangunan lainnya, baja ringan diproduksi tidak hanya satu jenis saja. Dimana anda bisa menemukan 3 jenis baja ringan dengan fungsi yang berbeda-beda. Berikut adalah jenis-jenis baja ringan untuk rangka atap bangunan.

  1. Baja ringan kaso (kanal C)

Baja ringan kaso atau kanal C sering digunakan untuk kaki struktur rangka atap tepatnya untuk kuda-kuda. Selain itu, kanal C dapat digunakan untuk tiang penyangga seperti untuk menyangga galvalum/kanopi.

Baja ringan kaso sendiri memiliki beberapa jenis ketebalan diantaranya 0,60 mm, 0,65 mm, 0,70 mm, 0,75 mm dan juga 1,00 mm. Kanal C dari baja ringan diproduksi dengan tinggi profil sekitar 75 mm dengan panjang 6 meter.

  1. Baja ringan reng

Baja ringan reng digunakan untuk melengkapi rangka atap bangunan. Fungsi utamanya yakni sebagai reng, menggantikan peran reng yang dibuat dari kayu ataupun dari bambu. Ciri-ciri baja ringan reng adalah bentuknya nampak seperti trapesium atau huruf W.

Umumnya, baja ringan reng diproduksi dengan ketebalan 0,45 mm. Tinggi profil yang beredar di toko-toko material sekitar 28 mm hingga 40 mm dengan panjang baja ringan reng sekitar 6 meter.

  1. Baja ringan taso

Baja ringan taso sering digunakan sebagai komponen rangka atap yang memiliki daya tahan yang kuat. Bentuknya ada yang seperti huruf A dan adapula yang berongga atau sering disebut hollow. Fungsi utamanya yakni untuk mengikat kuda-kuda.

Adapun ukuran baja ringan taso yang diproduksi memiliki ketebalan yang bervariasi. Mulai dari 0,65 mm, 0,75 mm, 0,80 mm, hingga 1,00 mm. Untuk tinggi profilnya sekitar 75 mm dan panjangnya sekitar 6 meter.

3.      Kelebihan Rangka Atap Baja Ringan

Mengenal rangka atap baja ringan dan kelebihannya memiliki banyak kelebihan untuk ide pembuatan rangka atap bangunan. Hampir di setiap toko material pasti menyediakan baja ringan, karena memang dikenal efisien dan banyak digunakan.

Perlu anda ketahui, bahwasanya baja ringan sering digunakan untuk rangka atap bangunan, baik bangunan kecil maupun bangunan besar. Hal tersebut karena baja ringan dipercaya mampu menjalankan kelebihannya yang dapat anda ketahui pada poin-poin berikut.

  1. Baja ringan lebih ringan

Telah banyak yang mengakui bahwasanya baja ringan memiliki berat yang benar-benar ringan. Selain itu, beban mati lebih kecil kakrena kekuatan tiap satuan baja ringan cukup tinggi. Hal ini akan mempermudah pengangkutan rangka serta pemasangannya.

  1. Memiliki daktilitas yang bagus

Baja ringan memiliki daya daktilitas yang sangat baik. Dimana baja ringan dapat menahan beban yang besar tanpa menimbulkan bahaya roboh pada setiap rangka baja ringan. Penyebabnya karena baja ringan memiliki kekuatan yang lentur dan tidak mudah hancur.

  1. Memiliki standar mutu terbaik

Seperti material lainnya, baja ringan diproduksi sesuai dengan SOP yang ada. Mulai dari dimensi, kekuatan, dan ketahanannya diukur sesuai standarisasi baja ringan. Selain itu, setiap baja ringan yang dihasilkan selalu memiliki mutu yang seragam.

  1. Bebas dari serangan hama

Pasti sebagian besar anda pernah menemui rangka atap dari kayu/bambu yang terserang hama seperti rayap. Jika anda beralih menggunakan baja ringan, dijamin akan awet hingga beberapa tahun kedepannya. Karena baja ringan dikenal bebas dari serangan hama.

  1. Bebas korosi

Selain anti rayap, baja ringan juga bebas korosi alias anti karat. Walaupun rangka terkena air hujan ataupun terik matahari selama bertahun-tahun, rangka baja ringan tidak akan berkarat. Alasannya karena bahan utama yang digunakan dari alumunium/galvalum.

  1. Pemasangan rangka atap lebih cepat

Baja ringan diproduksi secara masal oleh perusahaan material. Dimana anda yang hendak membangun proyek dapat langsung menyusun kerangka atap menggunakan baja ringan. Berbeda dengan rangka bambu yang harus melewati proses pembuatan rangka yang lama.

4.      Bahan Baku Pembuat Baja Ringan

Setelah banyak mengetahui jenis-jenis serta kelebihan baja ringan, kini anda perlu mengetahui mengapa baja ringan memiliki daya tahan yang sangat kuat. Pastinya karena dibuat dari material yang tidak sembarangan.

Bahan baku utama yang digunakan untuk membuat baja ringan adalah dari bahan baja Cold Rolled Coil (CRC). Kemudian untuk bahan lapisan tambahannya bisa bervariasi. Mulai dari bahan seng atau galvanis, dan bahan campurnan lainnya seperti alumunium, silikon dan seng.

Untuk campuran bahan alumunium, silikon dan seng sering disebut sebagai zincalume. Terdiri dari pembagian komposisi yang sudah memenuhi standar, yakni alumunium sebanyak 55%, silikon sebanyak 1,5% dan bahan seng sebesar 43,5%.

5.      Hal Penting Dalam Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan

Untuk memasang rangka atap baja ringan, anda perlu memperhatikan secara mendetail mengenai kondisi bangunan hingga perhitungannya. Untuk lebih jelasnya, simak hal-hal penting pada poin-poin dibawah ini.

  1. Memperhatikan bentuk atap bangunan

Sebelum mulai membuat rangka atap, anda perlu memperhatikan bentuk atap yang akan anda gunakan untuk bangunan anda. Dimana bentuk atap yang anda pilih bukan sekedar nampak menarik, tetapi juga mampu melindungi bagian atas bangunan anda.

  1. Memilih jenis material

Setelah itu, anda bisa langsung menentukan material untuk rangka atap. Dimana dalam hal ini, anda bisa menggunakan baja ringan sebagai material utama pada rangka atap. Namun anda perlu menentukan ketebalan baja ringan dengan tetap agar rangka atap bisa kokoh.

  1. Memilih baja ringan yang tepat untuk rangka atap

Umumnya, baja ringan yang digunakan untuk rangka atap harus sesuai dengan jenisnya. Jenis baja ringan yang tepat adalah baja ringan kaso (kanal C) dan reng. Ketebalan jenis kaso bisa sekitar 0,75 mm, sementara jenis reng bisa sekitar 0,45 mm.

  1. Menghitung sudut kemiringan rangka atap

Rangka atap yang anda rancang hendaknya perlu anda perhatikan pada sudut kemiringannya. Dimana sudut kemiringan atap yang baik adalah kisaran 25 derajat hingga 30 derajat sesuai dengan bentuk rangka atap yang anda pilih.

  1. Menghitung jarak kuda-kuda

Agar lebih terstruktur, ada baiknya jika anda membuat sketsa rancangan rangka atap dari material baja ringan. Anda perlu memperhitngkan jarak setiap rangka serta kuda-kuda dari baja ringannya. Dimana jarak kuda-kuda untuk rangka atap tidak lebih dari 1200 mm.

  1. Atur rangka atap secara teratur

Rangka atap dari baja ringan hendaknya anda atur secara rapi dan teratur. Hal tersebut akan menghasilkan struktur rangka atap yang kuat, kokoh dan bebas dari risiko keruntuhan. Pengaturannya tidak lain adalah menggunakan baja ringan terbaik serta perhitungan yang tepat.

Baca juga:  Jenis Atap Baja Ringan Beserta Kelebihan

6. Cara Memilih Baja Ringan Terbaik

Baja ringan yang ada di pasaran umumnya diproduksi oleh berbagai perusahaan yang berbeda. Dimana bahan material yang digunakan kemungkinan berbeda pula. Hal tersebut bisa menjadikan pengaruh yang besar terhadap kualitas yang dihasilkan.

Untuk mendapatkan kualitas baja ringan yang bagus, anda perlu mengetahui cara memilih baja ringan yang baik dan telah memenuhi standarisasi untuk pembangunan.

  1. Pilihlah jenis baja ringan yang terdapat pelindung karatnya

Pada dasarnya, baja ringan memiliki sifat yang tidak mudah korosi atau anti karat. Namun untuk mendapatkan baja ringan yang berkualitas, anda perlu memilih baja ringan yang dilapisi oleh pelindung karat dengan kadar tertentu.

Lapisan karat pada baja ringan yang baik yakni minimal mengandung bahan alumunium dan zinc (AZ) dengan kadar 100 gram/m2. Jika kadar pelindung karat semakin besar, maka akan semakin lama pula daya tahannya terhadap korosi.

  1. Pilihlah baja ringan yang memiliki ketebalan sesuai SNI

Cara memilih baja ringan yang berkualitas yakni bisa anda lihat melalui ketebalannya. Dimana ketebalan yang ditawarkan telah memenuhi standarisasi skala nasional (SNI) ataupun skala internasional.

Jika anda membutuhkan baja ringan untuk rangka atap, maka anda bisa menggunakan jenis kaso (kanal C) dan reng. Dimana kaso yang bisa anda pilih yang memiliki ketebalan diantaranya 0,60 mm, 0,65 mm, 0,70 mm, 0,75 mm dan juga 1,00 mm. Sedangkan untuk reng ketebalannya sekitar 0,45 mm.

  1. Memiliki kekuatan titik leleh sesuai SNI

Baja ringan memiliki kelenturan yang sangat tinggi. Tidak mudah patah dan hancur saat memuai. Hal tersebut dikarenakan baja ringan memiliki titik leleh minimum sekitar 550 mpa dengan tegangan maksimal sekitar 550 mpa pula.

Kekuatan leleh sebesar itu sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia untuk material bahan bangunan. Walaupun untuk masing-masing perusahaan pemroduksinya menghasilkan spesifikasi dan kualitas yang berbeda-beda.

Demikian pembahasan mengenai mengenal rangka atap baja ringan dan kelebihannya. Ada baiknya anda melakukan perhitungan yang matang sebelum membuat rangka atap dari baja ringan. Hal ini berguna untuk menghasilkan rangka

Categories: Kanopi

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *